Home Berita Lisda Hendrajoni Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Haji tanpa Antrean
BeritaNasionalParlemen

Lisda Hendrajoni Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Haji tanpa Antrean

Share
Share

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran haji tanpa antrean maupun jasa badal haji yang tidak memiliki kejelasan izin resmi.

Imbauan itu disampaikan menyusul ketatnya pengawasan pemerintah Arab Saudi terhadap praktik haji ilegal pada musim haji 1447 Hijriah/2026 M.

Masyarakat perlu lebih waspada terhadap berbagai promosi haji instan yang banyak beredar melalui media sosial. Menurut Lisda, praktik tersebut tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berisiko menimbulkan persoalan hukum dan mengganggu pelaksanaan ibadah jemaah.

“Jangan mudah percaya dengan tawaran haji cepat berangkat atau badal haji yang tidak jelas legalitasnya. Saat ini pemerintah Arab Saudi sangat ketat melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas haji ilegal,” ujar Lisda, Senin (11/5/2026).

Legislator Fraksi Partai NasDem itu menjelaskan, pemerintah Arab Saudi tahun ini menerapkan pengawasan ketat melalui kebijakan ‘La Haj Bila Tasrih’ atau tidak ada haji tanpa izin. Seluruh jemaah diwajibkan memiliki visa haji resmi serta izin sah untuk memasuki wilayah Makkah selama musim haji berlangsung.

Menurut Lisda, masyarakat Indonesia harus memahami aturan tersebut agar tidak menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk berhaji. Ia juga mengingatkan penggunaan visa nonhaji untuk ibadah haji merupakan pelanggaran aturan di Arab Saudi.

“Saudi saat ini tidak main-main. Pelanggaran terkait haji ilegal bisa dikenakan denda besar, deportasi, bahkan larangan masuk kembali ke Arab Saudi dalam jangka waktu panjang,” katanya.

Lisda meminta masyarakat memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi yang diakui pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.

Ia juga mengimbau calon jemaah untuk selalu memverifikasi informasi kepada penyelenggara resmi sebelum melakukan pembayaran ataupun menyerahkan dokumen pribadi.

“Kalau ada tawaran yang terlalu mudah dan terlalu murah, masyarakat harus curiga. Pastikan semua proses melalui lembaga resmi dan memiliki izin yang jelas,” tegasnya.

Lisda berharap masyarakat semakin sadar pentingnya mengikuti aturan resmi penyelenggaraan haji demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kekhusyukan ibadah di Tanah Suci.

“Jangan sampai niat ibadah justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga pelaksanaan ibadah haji tetap aman, tertib, dan sesuai aturan,” tutup wakil rakyat dari dapil Sumatra Barat I itu.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
BeritaDaerahPartai

Shadiq Pasadigoe Bantu Pendidikan Pelajar Berprestasi di Tanah Datar

BATUSANGKAR (12 Mei): Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M Shadiq Pasadigoe,...

BeritaDaerahParlemenPartai

Ketika Cindy Monica Datang Membawa Sinyal untuk Anak-anak Pelosok

MUNGKA - Kabut tipis masih menggantung di perbukitan Jorong Kubang Balambak, Kecamatan...

BeritaDaerahPartai

NasDem 50 Kota Memanas! Konsolidasi di Pangkalan Koto Baru Jadi Bukti Partai Tidak Hadir Saat Pemilu Saja

PANGKALAN KOTO BARU - Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan konsolidasi Dewan Pimpinan...

BeritaDaerahParlemenPartai

Cindy Monica Kawal Dana Transfer untuk Pemulihan Pasca Bencana Sumbar

PARIT MALINTANG - Anggota Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menggelar rapat...