Home Tak Berkategori Nilai-Nilai Empat Pilar Harus Menjadi Pedoman dalam Menghadapi Perkembangan AI
Tak Berkategori

Nilai-Nilai Empat Pilar Harus Menjadi Pedoman dalam Menghadapi Perkembangan AI

Share
Share

Anggota MPR RI, Cindy Monica, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Pada  Selasa, 23 Juni 2026 bertempat di di Aula RM Sambalado, Pariaman. Kegiatan ini mengangkat pentingnya nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Empat Pilar MPR RI meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Cindy Monica menyampaikan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, industri kreatif, hingga penyebaran informasi. Kemajuan tersebut harus dimanfaatkan secara bijak dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai Pancasila dan kepentingan nasional.

“Perkembangan AI memberikan banyak peluang dan manfaat bagi masyarakat. Namun, teknologi ini harus digunakan secara bertanggung jawab, beretika, dan tetap menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan utama,” ujar Cindy.

Menurutnya, penggunaan AI juga menghadirkan sejumlah tantangan, seperti penyebaran informasi palsu, manipulasi konten, pelanggaran privasi, serta potensi penyalahgunaan teknologi yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Karena itu, kecakapan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran kebangsaan. Masyarakat, khususnya generasi muda, harus mampu memeriksa kebenaran informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh konten provokatif yang beredar di ruang digital.

“Nilai-nilai Empat Pilar harus menjadi kompas moral dalam menggunakan AI. Teknologi boleh terus berkembang, tetapi persatuan, toleransi, gotong royong, penghormatan terhadap keberagaman, dan tanggung jawab sosial tidak boleh ditinggalkan,” tegasnya.

Cindy juga mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi turut meningkatkan kemampuan dan menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Penguasaan AI harus diarahkan untuk memperkuat daya saing bangsa tanpa kehilangan identitas dan karakter sebagai bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar tersebut, Cindy Monica berharap masyarakat semakin memahami bahwa kemajuan teknologi dan nilai-nilai kebangsaan bukanlah dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan beriringan agar transformasi digital dapat menghadirkan kemajuan yang inklusif, berkeadilan, dan tetap menjaga keutuhan NKRI.

“AI harus menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan, memperluas akses terhadap pengetahuan, dan memperkuat persatuan. Kita harus memastikan bahwa manusia tetap menjadi pusat dari setiap perkembangan teknologi,” pungkas Cindy.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
BeritaNasionalParlemenPartaiTak Berkategori

“Mata Rantai Penindasan Domestik Diputus! NasDem Setujui RUU PPRT ke Rapat Paripurna.”

JAKARTA - Fraksi Partai NasDem DPR RI menegaskan bahwa pengesahan RUU Pelindungan...