Anggota MPR RI, Cindy Monica, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula RM Sambalado, Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, hingga pelaku usaha lokal.
Dalam kegiatan tersebut, Cindy Monica menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, hingga perubahan geopolitik dunia menuntut masyarakat Indonesia untuk semakin kokoh berpegang pada nilai-nilai dasar bangsa.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kompas moral dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang. Nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial harus terus kita jaga agar bangsa ini tetap kuat dan berdaulat,” ujar Cindy Monica di hadapan peserta.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat II tersebut juga menjelaskan bahwa Sosialisasi 4 Pilar MPR RI—yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—menjadi upaya penting untuk memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat.
Ia menilai, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan agar tidak tergerus oleh pengaruh negatif globalisasi.
“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam merawat kebangsaan. Kita boleh terbuka terhadap dunia, tetapi identitas dan jati diri bangsa harus tetap menjadi pegangan utama,” tegasnya.
Dalam dialog bersama peserta, berbagai isu juga dibahas, mulai dari tantangan disinformasi di era digital, pentingnya literasi kebangsaan, hingga bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Cindy Monica menegaskan komitmennya untuk terus aktif turun ke masyarakat dalam memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini penting agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar hidup dan dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber, serta diharapkan mampu memperkuat semangat kebangsaan masyarakat di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Leave a comment